Sabtu, 18 Mei 2013

Jangan Hiraukan Ini

Sekarang, nggak tau lah gimana lagi aku bingung. Aku jadi orang yang paling nggak tau sekarang. Paling telat tau buat sesuatu yang terjadi di sekitarku, bahkan apa yang terjadi pada teman dekatku sendiri, yang paling sering ketemu, setiap hari bahkan.

Salahku nggak sih kalo aku nggak tau? Yaa aku nggak tau kan karena aku nggak pernah nanya sama dia, lagian dia juga nggak pernah cerita dan nggak keliatan kalo lagi ada masalah, ya wajar aja dong kalo aku nggak khawatir. Lagian kalo ada masalah pun toh aku nggak dianggap penting untuk tau hal itu, nggak terlalu berpengaruh. Aku cukup mengerti itu. Pasti ada lah sesuatu yang dirahasiain dari seorang sahabat sekalipun. Pasti ada yang disembunyiin, semua itu wajar kok. Sahabat kerjaannya nggak cuma cerita satu sama lain, sahabat juga punya kesibukan masing-masing, urusan sendiri, kehidupan yang berbeda dengan kita. Aku sih nggak mau dia cuma kepaksa sahabatan sama aku, aku mau yaa apa adanya lah. Mending kalo dia nggak nyaman sih nggak usah dipaksa jadi sahabat kali. Ntar malah jadi nggak nyaman jadinya. Apa artinya seorang sahabat tapi mau cerita aja nggak enak, nggak nyaman. Cerita aja cuma karena malu sama status, "katanya sahabat?". Aku sih nggak mau kayak gitu, terkesan pamrih. Padahal kan sahabat itu hubungan timbal balik yang alami, tanpa pamrih dan apa adanya. Jujur, aku pengin punya sahabat yang kayak gitu. Yaa bukan nyalahin sahabat-sahabat yang sudah kumiliki sekarang sih, mereka baik sama aku, bahkan terlalu baik bagi aku yang menurutku kurang bisa menempatkan diri diantara mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar